Persebaya Surabaya menggelar uji coba melawan Maestro FC di Stadion Gelora 10 November, untuk mengisi jeda kompetisi liga 1, Persebaya berhasil menang telak dengan skor akhir 8-2.
Pelatih Persebaya Paul Munster menyatakan bukan skor yang dikejar dalam pertandingan uji coba ini. Namun ada sejumlah catatan yang harus dibenahi sebelum kompetisi Liga 1 2024/2025 kembali bergulir.
Catatan yang dimaksud Munster adalah proses lahirnya dua gol Maestro FC. Kedua gol itu lahir dari penalti, setelah dua pemain belakang muda Persebaya melakukan kesalahan di kotak penalti.
“Gol tersebut dicetak di babak kedua, pemain muda membuat dua kesalahan. Saya berkata kepadanya untuk belajar dari situasi ini. Karena situasi tersebut merugikan tim. Apabila ingin masuk tim utama harus memahami kesalahan ini, jika tidak tentu sulit,” ujar Paul Munster.
Munster mengingatkan kepada seluruh pemainnya agar bisa menjalankan strategi dan hasil latihan yang sudah dilakukan. Dengan jumlah gol yang banyak, dia menilai ada perkembangan dari pertandingan sebelumnya.
“Banyak situasi yang kami lakukan di latihan diterapkan di laga uji coba ini, banyak gol dan tidak ada yang cedera. Dari hari demi hari kami perbaiki terus pada jeda kompetisi ini,” punkasnya.



