Persebaya mendapatkan pelajaran dalam menggelar pertandingan pasca digelarnya Piala Dunia U-17 2023. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, yang jadi kandang tim berjuluk Bajol Ijo masuk ke dalam venue di turnamen empat tahunan.
Hal itulah yang membuat Ketua Panpel Persebaya, Ram Surahman, masuk kedalam panpel Piala Dunia U-17 2023. Ia bergabung dalam staf tiketing yang bekerja saat pertandingan.
Ram Surahman mengakui ingin mencoba mempelajari banyak hal dari Piala Dunia U-17 2023. Harapannya, ia bisa juga mengadopsi saat menggelar laga Persebaya di BRI Liga 1
2023/2024.
“Saya pribadi bergabung panpel Piala Dunia dengan niat untuk belajar. Ini mumpung ada Piala Dunia di Surabaya yang entah kapan lagi akan ada, kita tidak tahu,” kata Ram Surahman. “Bagi saya, sebagai Ketua Panpel Persebaya, ingin tahu bagaimana penyelenggaraan pertandingannya,” tambahnya.
Ketua panpel Persebaya itu menuturkan bahwa selama ini dirinya menyelenggarakn pertandingan BRI Liga 1 2023/2024 sesuai dengan petunjuk operator liga.
“Selama ini kami sesuai buku petunjuk, dari PSSI maupun LIB. Untuk sekarang ini kami mempratikkan di sini. Ini penting buat kami. Saya yang penting bisa masuk dan
mempelajari apa yang ada di sini,” jelasnya.
Dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 memiliki banyak sekali perbedaan dengan pertandingan Persebaya di Liga 1. Satu di antaranya adalah pengaturan transportasi penonton.
Pada hal ini Pemkot Surabaya menetapkan bahwa penonton Piala Dunia U-17 tidak boleh menggunakan kendaraan pribadi, sebagai gantinya ada shuttle bus. Sementara dalam pertandingan BRI Liga 1 Persebaya membebaskan penontonnya memilih kendaraan menuju Stadion GBT. Lalu, ada juga penomoran tiket pada penonton sesuai dengan gate dan tempat duduk. Hal itu belum pernah coba diterapkan Persebaya.
“Apa yang saya dapat sangat banyak. Nanti kami akan memilah mana nanti bisa kami terapkan di Persebaya. Piala Dunia ini ada dukungan SDM dan lainnya. Nanti akan coba kami ambil, tiru, dan modifikasi mana yang
bisa dipakai,” ungkapnya. “Beberapa hal sudah kami perhatikan. Di penyelenggaraan ini kerapiannya terlihat. Jelang kick-off tiga jam sebelumnya ada laporan. Satu hal menarik lain adalah flow penonton yang bertiket semua sudah ada nomornya. Ini akan jadi pelajaran bagus buat Persebaya,” tuturnya.
Piala Dunia U-17 2023 yang diselenggarakan di Surabaya hanya berlangsung empat pertandingan. Diantaranya adalah fase Grup A yang berisi tuan rumah Indonesia, melawan Maroko, Ekuador, dan Panama.



