Persebaya Surabaya memilikii waktu yang pendek untuk melakukan persiapan melawan Persita Tangerang Sabtu (12/8) besok. Setelah sebelumnya melawan Bhayangkara FC pada Selasa (8/8) kemarin, tentunya sang Carteker Uston Nawawi harus fokus untuk mengembalikan kondiri para pemainnya.
Reva Adi dkk baru saja tiba di Surabaya Rabu (9/9) kemarin, dan sudah kembali melakukan latihan di lapangan Thor (10/8) pagi tadi. Uston hanya memberi latihan ringan bagi pemain yang bermain di pertandingan sebelumnya.
“Hari ini kita recovery training untuk yang main kemarin karena waktunya tidak banyak. Kita hanya memiliki hari ini dan besok, kemudian sabtu sudah main,” kata direktur teknik Persebaya itu.
Ditengah kondisi pemain yang masih butuh waktu untuk recovery, Uston memanfaatkan dua hari ini untuk mengevaluasi pertandingan sebelumnya. Meskipun berhasil mengalahkan Bhayangkara FC tetapi Ernando Ari penjaga gawang Persebaya masih tidak bisa mencatatkan clean sheet.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga itu, Bajol Ijo harus kebobolan di menit ke 20’. Proses gol itu tercipta melalui tendangan sudut yang gagal diantisipasi oleh pemain belakang dan jatuh di kaki gelandang The Guardians Sani Rizky. Bola-bola servis seperti itu yang akan lebih di antisipasi oleh Uston.
“Kemarin kita kebobolan dari bola servis, jadi itu yang akan kami evaluasi,” ujarnya.
Selain evaluasi pria asal Sidoarjo itu juga mengungkapkan, bahwa dirinya tidak ambil pusing tentang siapa yang mencetak gol. Menurutnya yang terpenting bagi tim saat ini adalah mendapat tiga poin.
“Prinsip saya yang mencetak gol itu bisa siapa saja bisa striker, gelandang atau pemain belakang yang penting tim menang,” ungkapnya.
Pada pekan ke delapan lanjutan Liga 1 Persebaya akan menjamu tamunya di Stadion Gelar Bung Tomo. Bermain dengan dukungan suporternya akan menjadi sebuah keuntungan tersendiri.



