Persebaya tidak bisa menggunakan jasa dari pemainnya Dusan Stevanovic. Menghadapi Borneo FC pada Minggu (3/9) nanti, pelatih sementara Uston Nawawi harus melakukan rotasi di lini belakang. Pemain asing itu dipastikan tidak bisa bermain karena cederanya yang dialami saat melawan PSS Sleman (26/8) lalu.
“Dusan tidak bisa main melawan borneo, kita akan menyiapkan pemain pemain lain,” kata karteker Persebaya itu.
Dusan merupakan salah satu pemain di Persebaya yang selalu tampil penuh sampai pekan ke sembilan Liga 1. Posisi yang dia jaga tidak pernah tergantikan, duetnya bersama Kadek Raditya selalu menjadi pilihan utama. Sejak masih dipegang Aji Santoso sampai kini sudah berganti coach Uston, pemain kelahiran Serbia sudah mencatatkan 29 intersep.
Sejatinya kehadirannya di dalam lapangan dibutuhkan oleh Persebaya dalam laga home besok Minggu. Bahkan selain Dusan tim asal kota pahlawan itu juga harus kehilangan pemain mudanya saat uji coba yang di lakukan Green Force Senin (28/8) kemarin.
Latihan bersama yang seharusnya dilakukan untuk pemanasan bagi pemain sebelum laga sebenarnya justru jadi malapetaka bagi Toni Firmansyah. Body contact yang terjadi antara dirinya dengan pemain lawan mengakibatkan benturan yang sangat keras. Uston menyayangkan hal tersebut tetapi dia memaklumi cedera didalam latihan.
“Toni cedera kita tidak menginginkan itu tetapi ini sepakbola kan, meskipun kita latihan sendiri bisa saja cedera,” ujarnya.
Meskipun sering masuk dari bangku cadangan, wonderkid yang dimiliki Persebaya itu bisa bersaing dengan para seniornya. Sejauh ini Toni sudah mencatatkan tujuh kali penampilan. Walau beberapa kali turun sebagai pemain pengganti tapi secara keseluruhan dia mengantongi menit bermqin yang cukup banyak dengan 156 menit.
Uston tentu tidak akan kehilangan akal karena musim ini Persebaya memiliki kedalaman skuad yang bagus. Yohanes Kandaimu yang pada pertandingan sebelumnya masuk menggantikan Dusan di menit ke 46’ memiliki kesempatan bermain sebagai starter. Sedangkan diposisi Toni masih ada nama seperti Zee Valente ataupun Muhammad Iqbal.
Leave a Reply