Mental juara tergambar pada diri Andhika Ramdhani. Setelah tampil impresif dengan melakukan empat penyelamatan penting, namun itu tidak membuatnya puas. Penjaga gawang Persebaya ini berkeinginan agar selalu melakukan yang terbaik dan bisa memberikan clean sheet di pertandingan berikutnya.
“Alhamdulillah kemarin mendapat clean sheet semoga kedepannya bisa mendapat clean sheet lagi dan semoga di pertandingan lebih baik lagi,” ujarnya.
Saat menghadapi PSM Makasar pada Jum’at (18/8) lalu, Persebaya berhasil melengkapi kemenangan dengan clean sheet. Total empat peluang berbahaya yang diciptakan tim tamu. Untungnya semua bisa digagalkan oleh Andhika.
Penjaga gawang lapis kedua itu berkesempatan turun sebagai starter menggantikan Ernondo Ari yang sedang memperkuat Timnas. Itu bukan penampilan pertamanya, sebelumnya dia sudah bermain penuh saat melawan Persija Jakarta. Meskipun Persebaya kalah tapi penampilannya cukup memuaskan dengan melakukan tiga kali penyelamatan dan hanya kebobolan satu gol.
Pemain yang kerap disapa Cak Dhik itu membeberkan jika apa yang di dapat tidak terlepas dari komunikasi dengan para pemain belakang. Jika terjadi salah paham antara kiper dengan pemain lainnya akan mengakibatkan resiko yang fatal.
“Seperti kiper dengan pemain lainnya harus tetap waspada sama pemain terus komunikasinya harus tetap terjaga, resiko kalok sampek terjadi komunikasi yang hilang antara kiper dengan pemain belakang,” ungkqp pemain asli Surabaya itu.
Andhika memang tampak berlatih dengan serius meskipun duduk di bangku cadangan. Tekadnya untuk mendapat menit bermain ditunjukkan dalam mengikuti arahan dari pelatih kiper Persebaya Benyamin Van Breukelen.
“Saya dari pribadi ngikut arahan yang diberikan oleh coach Beny, jadi coach kasih apa yah saya lakukan dengan maksimal,” bebernya.
Pertandingan berikutnya Cak Dhik dipastikan kembali menjadi penjaga gawang utama. Menghadapi pertandingan ketiganya dia melakukan persiapan dengan matang.
“H-1 sebelum pertandingan biasanya saya cermati permainan PSS gimana, strikernya gimana entah shoting dari luar atau dekat crossingnya seperti apa itu yang saya cermati,” lanjutnya.
Persebaya akan menghadapi PSS Sleman pada lanjutan pekan ke 10 Liga 1. Laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo itu berlangsung Sabtu (26/8) sore. Secara head to head Green Force diunggulkan dengan tidak pernah kalah dalam empat pertemuan melawan Super Elang Jawa.



