Setiap tim yang mengikuti kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini sudah memiliki kualitas yang sama rata. Sudah tidak ada lagi tim yang lebih diunggulkn dalam setiap pertandingan, bahkan bermain di kandang tidak bisa menjadi jaminan mendapat kemenangan. Pertanda persaingan musim ini akan berjalan ketat dan itu menjadi tanda jika persepak bolaan kita sudah jauh berkembang.
Jika dirujuk dari kompetisi yang dulu, klub-klub besar seperti Persib, Persija sampai Persebaya menjadi tim yang sulit untuk dikalahkan. Papan atas klasemen selalu diisi oleh nama-nama tim besar, tapi sekarang sudah berubah. Bahhkan tim besar melawan tim kecil seperti pertandingan kemarin antara Persib Bandung dengan Dewa United berjalan sangat sengit. Kemampuan semua tim sudah sama rata sekarang.
Salah satu pelatih dari tim peserta Liga 1 yaitu, Persebaya Surabaya Aji Santoso mengakui kemajuan persepak bolaan Indonesia saat ini. Baginya perkembangan ini ditandai dari kompetisi yang semakin ketat, serta kesetaraan kekuatan antara 18 tim yang mengikuti kompetisi musim ini.
“Ini merupakan sesuatu yang bagus bagi persepak bolaan Indonesia, karena kompetisi yang sekarang jauh lebih ketat dan keras daripada musim lalu,” kata Aji saat presconferrence jelang melawan PSIS.
Pelatih berusia 53 tahun itu juga menyebut salah satu faktor yang membuat persaingan jauh lebih ketat karena regulasi pemain asing yang baru diterapkan musim ini. Semua klub diperbolehkan memakai enam pemain asing sekaligus.
“Dengan adanya enam pemain asing yang boleh dimainkan, ini membuat persaingan menjadi lebih ketat,” ujarnya.
Sebelumnya regulasi yang lama hanya memperbolehkan setiap tim untuk memiliki empat pemain asing. Ternyata perubahan ini berdampak signifikan bagi setiap tim.
Dengan regulasi baru yang sudah diterapkan membuat tidak ada ketimpangan yang jauh antara kontestan kompetisi Liga 1 Indonesia. Persepak bolaan Indonesia sudah selangkah lebih maju dan kita harap tidak sampai disini tapi akan berkembang lebih besar lagi.



