Persebaya akan bertandang ke kandang Persija Jalarta dalam lanjutan Liga 1 pekan kelima hari Minggu (30/7) besok. Duel antara dua tim besar ini akan tersaji di salah satu stadion terbaik dunia yang berada di Indonesia yaitu stadion Gelora Bung Karno. Bermain di hadapan pendukung tuan rumah tidak menurunkan kepercayaan diri coach Aji Santoso selaku pelatih tim Green Force.
Bukan tanpa alasan Aji bisa seoptimis itu karena Persebaya berada diatas kertas tak pernah kalah di kandang tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Catatan itu harus dijadikan bekal bagi Zee Valente dkk untuk bisa mempertahankan dan memperpanjang rekor itu. Apalagi kondisi lapangan yang bagus disana bisa menunjang gaya bermain Persebaya.
Menurut Aji Santoso para pemainnya bisa lebih tenang untuk memainkan bola dari kaki ke kaki. Ini harus dijadikan kesempatan bagi pemain muda seperti Toni Firmansyah yang belum pernah merasakan kemegahan GBK, untuk unjuk gigi dihadapan ribuan pasang mata yang menyaksikan pertandingan besok malam.
“Saya sampaikan kepada seluruh pemain termasuk pemain saya Toni sebagai pemain muda, justru dengan lapangan yang megah rumput yang bagus pemain-pemain merasa senang karena aksi pemain akan disaksikan banyak penonton,” kata Aji saat sesi prematch pressconference (29/7) sore tadi.
Bagi pelatih berusia 53 tahun itu, pertandingan yang diltonton oleh banyak suporter di stadion menjadikannya jauh lebih menarik. Mereka yang datang untuk mendukung timnya di lapangan ingin melihat permainan yang atraktif dari kedua tim yang bermain. Jadi seharusnya para pemain yang bertanding harus lepas bermain tanpa tekanan.
“Menurut saya justru saya sangat senang banyak penonton itu lebih menarik, saya juga sempat tekankan kepada pemain saya untuk main lepas besok,” ujar Aji.
Persebaya dalam dua pertandingan terakhir melawan Persija dibawah asuhan Thomas Dol memang cukup kesusahan karena hanya meraih hasil satu imbang dan satu kali kalah. Tapi pemain andalan Macan kemayoran yaitu Marco Simic akan absen dan itu menjadi kesempatan yang bisa dimanfaatk oleh Green Force.
Perlu diketahui jika kedua tim saat ini sama-sama mengantongin lima poin. Selain itu masing-masing tim juga memiliki kesulitan dalam memberikan ancaman kepada tim musuh. Tercatat Persebaya menjadi tim yang paling minim melepaskan tembakan sepanjang musim ini (41 tembakan), dan Persija adalah tim dengan tembakan tepat sasaran tersedikit diantara tim lainnya (10 tembakan terarah).
Leave a Reply