Pasca menelan kekalahan 0-1 dalam laga melawan Persija Jakarta pekan kelima Liga 1 2023-2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (30/7/2023). Persebaya menambah rekor empat pertandingan tanpa kemenangan secara beruntun.
Hal ini merupakan rangkaian buruk yang dialami tim Bajol Ijo di awal musim kompetisi (2033/2024). Dalam pertandingan kemarin, pelatih Persebaya, Aji Santoso, berlapang dada, karena satu pemainnya harus mandi lebih cepat karena diberi kartu merah.
Namun, dia menyoroti beberapa keputusan wasit.Persebaya dipaksa mengakui keunggulan Persija seusai kalah 0-1 dalam laga pekan kelima Liga 1 2023-2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (30/7/2023).
“Saya ucapkan selamat buat persija jakarta, tetap saya mengapresiasi para pemain saya,” kata Aji dalam press conference usai pertandingan. “Pada menit 29 bermain dengan 10 pemain tetapi perjuangan pemain saya sangat tinggi meskipun kalah saya tetap apresiasi,”sambungnya.
Macan Kemayoran meraih kemenangan melalui gol tunggal yang dicetak Ryo Matsumura (36*). Gol tersebut tercipta setelah Persebaya mendapat kartu merah, setelah Catur Pamungkas melanggar Witan Sulaeman (29*)
Sang juru taktik, Aji Santoso mengaku menghormati wasit. Namun, dirinya memberikan atensi kepada beberapa keputusan wasit yang dinilai tak masuk akal.
“Kartu merah itu mungkin menjadi keputusan wasit saya bisa terima,” ucap Aji. “Tetapi sebelum terjadi pelanggaran, itu terjadi handsball terhadap witan,” lanjutnya.
Tak hanya itu, pelatih berusia 53 tahun itu juga sempat melakukan protes. Usai pemain Persija menyundul bola keluar, yanh seharusnya mendapat tendangan pojok, namun wasit malah memberi tendangan gawang bagi Persija.
“Mungkin, tadi bisa dilihat saya juga sempat sekali melakukan protes ke hakim garis saat pertandingan karena bola disundul oleh pemain Persija, tetapi malah diberi tendangan gawang saja,” ungkap Aji.
Pada babak kedua, Aji Santoso juga memberi atensi kepada keputusan wasit, ketika pemain asal Brazil Bruno Moreira mendapatkan dorongan dari pemain Persija di kotak penalti. Tapi wasit tak melihat hal itu sebagai pelanggaran.
“Jelas bruno tadi 100persen di dorong dipinalti box, tetapi saya nonescuse tetap respect, biar yang menonton menilai,” ujarnya.
Lagi lagi wasit tidak memberikan penalti dan pertandingan tetap dilanjutkan. Situasi ini membuat Aji sedikit geram, meski begitu, Pelatih Persebaya itu tetap menghormati keputusan wasit.
“Apapun keputusan wasit, saya masih respek, tidak mau mengomentari keputusan wasit,” tutur Aji.
Kekalahan ini membuat Aji Santoao harus melakukan evaluasi agar bisa mengakhiri rentetan hasil buruk. Persebaya dalam empat pertandingan terakhir belum meraih kemenangan sama sekali.



