Kabar Persebaya

Tangis Haru Bernardo Tavares Pecah, Bawa Persebaya Juara Piala Presiden 2026

Oleh: manyun August 8, 2026 0 Komentar

SURABAYA — Tangis haru tak mampu dibendung Bernardo Tavares setelah Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2026. Pelatih asal Portugal itu larut dalam emosi setelah perjuangan panjang Bajul Ijo akhirnya berbuah trofi.

Persebaya keluar sebagai juara setelah menaklukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026) malam. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit, sebelum Persebaya menang 6-5 dalam adu tendangan dari titik putih.

Begitu penendang terakhir Persebaya berhasil menjalankan tugasnya, suasana di lapangan berubah menjadi pesta.Para pemain langsung berhamburan merayakan kemenangan, sementara Tavares terlihat tak kuasa menahan air mata di pinggir lapangan.

Tangisan tersebut menjadi gambaran betapa besar arti gelar ini bagi Tavares dan Persebaya. Trofi Piala Presiden 2026 menjadi buah dari kerja keras tim yang baru berada di bawah arahan Tavares.

Bagi Persebaya, keberhasilan tersebut juga terasa istimewa karena Bajul Ijo akhirnya mampu mengangkat trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya. Kemenangan atas Persib sekaligus menjadi penutup sempurna dari perjalanan mereka di turnamen pramusim tersebut.

Usai pertandingan, Tavares menyambut keberhasilan tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menilai gelar juara bukan hanya milik dirinya maupun para pemain, tetapi juga hadiah untuk seluruh Bonek, Bonita, dan masyarakat Surabaya.

“Trofi ini untuk semua Bonek, Bonita, dan masyarakat Surabaya,” menjadi pesan utama Tavares setelah membawa Persebaya menjadi juara.

Air mata Tavares pun menjadi salah satu gambar paling emosional dari malam bersejarah tersebut. Setelah melewati pertandingan sengit selama 120 menit dan ketegangan adu penalti, seluruh tekanan akhirnya terbayar lunas.

Meski baru saja membawa Persebaya meraih trofi, Tavares tidak ingin timnya larut terlalu lama dalam euforia. Menurutnya, Piala Presiden 2026 harus menjadi awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar dikompertisi Liga 1 Super League musim 2026/2027.

Gelar ini menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk menatap musim baru. Namun bagi Tavares, pekerjaan belum selesai.Tangis yang pecah setelah peluit akhir bukan hanya tangisan kemenangan. Itu adalah luapan emosi dari sebuah perjuangan yang akhirnya berujung pada sejarah.

Bernardo Tavares datang untuk membawa perubahan. Kini, namanya tercatat sebagai pelatih yang mengantarkan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *