Persebaya Surabaya kembali mendapat hasil negatif dikandangnya sendiri. Setelah ditahan imbang Barito Putera di pekan kedua (8/7) kemarin, kali ini mereka juga harus puas berbagi poin dengan RANS Nusantara (23/7) di stadion Gelora Bung Tomo. Dalam dua laga tersebut anak asuhan Aji Santoso sempat tertinggal dari tim tamu sebelum mereka berhasil menyamakan kedudukan.
Bukan hanya pada laga home mereka memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Pada laga away (16/7) kemarin punggawa Green Force dipermalukan 2 – 0 oleh lawannya PSIS Semarang. Meskipun pada laga perdana berhasil meraih kemenangan tetapi sampai pekan ke empat tim asal Surabaya ini hanya memperoleh lima poin.
Bagi tim yang memiliki target juara sepertinya performa yang diperlihatkan sekarang kurang maksimal. Memang benar ini masih awal musim tapi jika tidak bisa menang pada dua kali laga kandang, bisa dibilang itu kerugian besar. Karena setiap tim akan berusaha meraih poin penuh ketika bermain dihadapan pendukungnya sendiri.
Tentu saja hal ini membuat manajemen Persebaya terganggu. Dikutip dari laman resmi Persebaya (23/7), direktur operasional yaitu Candra Wahyudi menyampaikan bahwa akan ada evaluasi dalam waktu dekat kepada tim pelatih.
“Kami akan memanggil tim pelatih untuk melakukan evaluasi, sebelum tim berangkat away ke Jakarta, kami menilai permainan tim belum maksimal dalam empat laga yang sudah berjalan,” kata Candra.
Manajemen ingin mengetahui lebih jauh apa alasan dibalik buruknya performa tim. Hal-hal itu harus segera dibenahi agar tim ini kembali kejalur kemenangan.
“Kami akan berdiskusi, apa saja yang harus dibenahi sehingga bisa lebih baik di pertandingan selanjutnya,” terangnya.
Tidak menutup kemungkingan seperti pelatih, pemain maupun manajemen semua akan dievaluasi ulang. Untuk menghentikan tren negatif yang dialami Persebaya saat ini, Candra benar-benar memberikan dukungannya untuk kemajuan bersama.
“Kita harus terus memberikan dukungan positif untuk tim, baik pelatih maupun pemain. Pertemuan ini adalah bentuk dukungan positif itu, agar tim segera keluar dari tren negatif,” pungkas mantan manajer Persebaya itu.
Persebaya harus segera membenahi dirinya jika ingin tetap ada di jalur perebutan gelar juara. Pekan depan salah satu tim favorit sudah menunggu Bajol Ijo. Persija Jakarta atau juga disebut Macan Kemayoran akan menjadi lawan yang berat, kedua tim itu akan bertemu pada lanjutan Liga 1 (30/7) mendatang di stadion Gelora Bung Karno.



